Kelebihan Dan Kekurangan Bisnis Online VS Bisnis Offline

Saat ini menjalankan usaha nyatanya dapat dilakukan dalam 2 cara, yaitu bisnis online vs bisnis offline. Keduanya tentu memiliki berbagai kelebihan serta kekurangan. Agar tak salah memilihnya, sebaiknya pahami dulu perbandingan kedua teknik tersebut.

Kedua teknik berbisnis tersebut tentu memiliki banyak perbedaan mulai dari target pembeli, cakupan wilayah hingga harga. Untuk itu pemilihan metode berbisnis perlu mengikuti tujuan Anda dalam berbisnis. Mari simak perbandingannya di sini.

Mengulas Metode Konvensional, Bisnis Offline

Meski era digital telah menjadi konsumsi sehari-hari banyak orang, bisnis offline nyatanya masih menjadi pilihan sebagian orang. Ya Anda tentu masih kerap mengunjungi toko berwujud untuk beberapa kepentingan. Lebih lanjut mari ketahui kelebihan dan kekurangan jual beli offline.

Kelebihan Toko Offline

Terpercaya

Membangun rasa percaya konsumen tentu diperlukan oleh semua jenis usaha. Khusus bisnis offline dengan adanya wujud toko maka rasa percaya pelanggan pun lebih terjaga.

 Produk Terjaga Keamanannya

Karena melakukan transaksi secara langsung dengan konsumen, maka produk pun akan terjaga keamanannya. Terlebih penjual pun tak perlu repot melakukan packing dan pengiriman barang.

Kemudahan Interaksi Dengan Konsumen

Dengan adanya wujud toko, maka interaksi dengan pelanggan pun lebih mudah. Karena itu lebih mudah pula mendapat pelanggan tetap saat pelayanan toko prima.

Kekurangan Toko Offline

Kebutuhan Modal Yang Cukup Tinggi

Modal tentu menjadi syarat utama memulai bisnis. Namun jika membandingkan online shop vs offline shop, maka toko offline justru membutuhkan modal yang tergolong besar. Mulai dari biaya toko, biaya karyawan, hingga pajak adalah beberapa alokasi yang dibutuhkan.

Target Konsumen Terbatas

Keberadaannya di satu tempat membuat toko konvensional memiliki konsumen terbatas. Jika tak dibarengi dengan metode pemasaran yang baik, maka pelanggan pun hanya datang dari lingkungan sekitar toko.

Terikat Jam Operasional

Jika membahas kelebihan dan kekurangan bisnis online dan offline, maka salah satu kekurangan toko offline berikutnya adalah terikat jam operasional. Umumnya waktu operasional toko hanya 10 – 12 jam untuk bisa melayani pelanggan.

Mengenal Metode Kekinian, Bisnis Online

Di era serba digital, banyak orang yang memanfaatkannya untuk berbisnis online. Meski begitu menjalankan usaha online tentu bukan hal yang mudah. Untuk itu, kenali lebih dalam mengenai dunia bisnis online berikut.

Kelebihan Toko Online

Modal Terjangkau

Kelebihan bisnis online yang utama adalah kebutuhan modal yang terjangkau. Bahkan ada pula teknik yang tidak membutuhkan modal di awal seperti dropshipper.

Target Konsumen Tidak Terbatas

Karena jual beli berlangsung dalam sistem online, maka target konsumen pun tidak terbatas. Anda bisa melayani pelanggan dari berbagai daerah, bahkan hingga luar negeri.

Jenis Produk Beragam

Dalam bisnis online etalase atau katalog toko bisa lebih luas karena tidak terbatas ruang. Karena itu pemilik bisnis bisa menjual aneka produk dalam satu toko online saja.

Kekurangan Toko Online

Persaingan Ketat Antar Toko Oonline

Salah satu kekurangan pasar online yang dapat Anda temui adalah ketatnya persaingan antar penjual online. Pasalnya Anda turut bersaing dengan penjual dari berbagai daerah bahkan negara. Karena itu strategi pemasaran amat dibutuhkan dalam bisnis online.

Keamanan Produk Kurang Terjamin

Karena seluruh transaksi dilakukan secara online, maka produk pun akan didapat konsumen melalui jasa pengiriman. Kondisi ini pula yang bisa menjadi kelemahan bisnis online, di mana produk dapat rusak bahkan tidak sampai ke pelanggan.

Sulitnya Membangun Kredibilitas

Kekurangan jual beli online lainnya adalah sulitnya membangun rasa percaya dari konsumen. Untuk itu Anda perlu membangun kredibilitas. Mulai dari menjaga kualitas barang, menjalin komunikasi dengan konsumen, hingga memiliki ulasan konsumen adalah beberapa upaya yang bisa dilakukan.

Itulah beberapa perbandingan bisnis online vs bisnis offline. Tentu tak ada yang salah dengan kedua jenis bisnis tersebut. Karena itu sebaiknya pilih metode bisnis yang sesuai dengan kondisi, kebutuhan dan tujuan Anda. Selamat mencoba!

Related Posts