Kenali dan Pahami Contoh Desain Kartu Nama Yang Perlu Anda Hindari

Kenali dan Pahami Contoh Desain Kartu Nama Yang Perlu Anda Hindari

Contoh desain kartu nama yang perlu anda hindari akan membantu Anda membangun branding yang tepat. Desain kartu nama wajib dipikirkan dengan profesional. Di zaman sekarang penggunaan kartu nama masih relevan digunakan karena kartu nama digunakan sebagai identitas bisnis yang memudahkan komunikasi bagi klien atau rekanan melalui kontak yang tertera di kartu nama tersebut. Kartu nama pun bisa menjadi modal kultural yang kuat bagi seseorang yang punya unit bisnis atau perusahaan.

Maka tidak heran kalau pemesanan desain dan cetak kartu nama masih berlangsung hingga kini dan tentu saja ada banyak perombakan menarik dari konsepnya. Bukan semata-mata kertas berisikan nama dan kontak yang bisa dihubungi dari pemiliknya, namun sebagai perpaduan konsep yang matang antara desain, komposisi warna, font dan sebagainya. Oleh sebab itu, hindarilah contoh-contoh desain kartu nama seperti di bawah ini.

Terlalu Banyak Teks

Kebanyakan teks adalah contoh yang buruk dari sebuah desain kartu nama. Kartu nama bukanlah pamflet atau brosur. Jadi anda seharusnya mencantumkan informasi dasar yang penting mengenai siapa diri Anda, profesi Anda, alamat kantor, email, dan beberapa kontak. Tak usah repot-repot menjelaskan rincian dari semua informasi dasar tersebut. Biarkan orang yang mendapatkan kartu nama itu mencari tahu sendiri dari salah satu nomor kontak yang tertera di kartu nama itu.

Warna dan Gambar Mencolok

Bentuk persoalan yang sangat klise dimana warna dan gambar yang dipadukan sangat mencolok. Artinya, komposisinya sangat buruk dan malah membuat orang yang membacanya jadi bingung. Adanya gambar atau ilustrasi dalam kartu nama tentu bukan sesuatu yang terlarang. Tapi harus dipikirkan benar dari ukuran, bentuk, warna, dan bagaimana antara warna, gambar, dan teks di dalam kartu nama itu tak saling tumpang tindih. Harus serasi antara semua elemen tersebut sehingga kartu nama yang Anda miliki itu tak jadi bahan guyonan atau ledekan orang.

Gambar, warna, dan teks yang tidak serasi hanya akan menyebabkan pemilik kartu namanya terkesan tidak profesional. Latar belakang warna tulisan harus yang pantas dalam pengertian tidak membuat informasi yang dituliskan menjadi tak enak dipandang.

Kualitas Kertas Buruk

Kartu nama wajib dibikin dari bahan kertas standar yang kuat, tak mudah terlipat, atau robek. Kualitas kertas yang dimaksud tentu saja mencakup faktor resapan tinta dalam kertas yang tak akan mudah memudar jika diletakkan di ruangan bersuhu tertentu. Banyak orang yang cenderung fokus pada desain kartu nama, namun mengabaikan kualitas kertas yang digunakan.

Kadang terjadi juga kertas kartu nama yang mudah robek saat dibagi-bagikan karena bahannya terlalu tipis. Mengingat bahwa ada standar kertas kartu nama yang ideal untuk dicetak, diharapkan Anda jadi lebih berhati-hati memilihnya. Perbanyakan untuk mencari tahu informasi mengenai kertas untuk mencetak kartu nama atau langsung bertanya ke chatting Pranta Printing sebelum mulai mencetak kartu nama. Atau dapat juga membaca berbagai jenis kertas di link cetak kartu nama.

Font Terlalu Variatif

Kualitas kertas sudah baik begitu pula dengan ilustrasi, simbol, gambar, atau warna yang dicetak di kartu tersebut. Selanjutnya perhatikanlah teks yang tercetak dalam kartu nama. Apakah font yang digunakan sudah benar? Benar dalam pengertian font yang kalau dilihat secara keseluruhan desain bukanlah tipografi terlalu berlebihan. Anda mungkin berpikir ingin menunjukkan bahwa kartu nama itu didesain dengan cara unik dan berbeda dari kebanyakan atau sebagai sebuah kartu nama yang anti mainstream. Namun ingat bahwa tujuan utama pembuatan kartu nama ialah dibagikan kepada orang lain supaya memudahkan mereka mengetahui beberapa informasi dasar dari pemiliknya. Gunakan saja font yang wajar dengan ukuran dan bentuk yang proporsional. Karena dengan bentuk font yang umum membantu penerima kartu nama menjadi mudah membaca setiap informasi yang tertera di kartu nama.

Terlalu Banyak Ruang Kosong

Hal ini juga bisa menjadi jebakan dalam konsep desain dan terapannya. Awalnya ingin menampilkan konsep desain yang simpel dan elegan. Meminimalisir elemen yang ditempatkan pada kartu nama itu. Kalau melakukannya dengan tepat niscaya bakal berhasil dengan baik. Namun jika desain itu terlalu kosong, kartu nama itu akan terlihat aneh atau tidak proporsional.

Contohnya adalah kartu nama dengan dominasi putih polos yang teksnya hanya ditempatkan di beberapa bagian dalam ukuran terlalu kecil. Orang yang melihatnya bakal kesulitan membaca informasi di kartu nama itu. Sedangkan kalau dilihat dari desainnya akan nampak sangat sederhana dan tidak menarik. Perbanyaklah referensi dari contoh kartu nama yang banyak digunakan oleh berbagai kalangan. Dengan begitu kita pun akan menjadi lebih mudah memahami struktur desain kartu nama yang sesuai dengan bisnis yang dijalankan. Demikianlah beberapa contoh desain kartu nama yang perlu anda hindari.

Pranata Printing menyediakan konsultasi sebelum akhirnya Anda memutuskan untuk mencetak kartu nama. Hubungi chatting kami di website untuk mendapatkan informasi jenis kertas, bentuk desain sampai harga dalam mencetak kartu nama.

Related Posts