Mengenal Apa Itu Deposito Dan Jenisnya

Bank memerlukan dana pihak ketiga dari masyarakat yang merupakan sumber dana penting untuk t melakukan operasional. Sumber dana tersebut berasal dari tabungan, giro dan deposito yang juga menunjukkan keberhasilan dari bank. Dari ketiga sumber dana tersebut, apakah Anda sudah memahami apa itu deposito?

Pengertian Deposito

Sebelum membahas deposito lebih mendalam, Anda harus mengetahui arti dari deposito sendiri. Deposito merupakan simpanan dari nasabah seperti tabungan pada umumnya. Menurut UU Perbankan, Deposito merupakan simpanan dari nasabah dimana hanya bisa ditarik dalam jangka waktu tertentu.

Jangka waktu ini yang membedakan deposito dengan tabungan biasa yang dimiliki kebanyakan orang. Jika uang dalam tabungan bisa diambil kapanpun, namun uang dalam deposito hanya bisa ditarik dalam jangka waktu tertentu. Jangka waktu ini sebelumnya sudah disepakati antara nasabah dan pihak bank.

Ciri Ciri Deposito

Setiap produk di Bank tentu memiliki ciri tersendiri yang membedakan antara produk simpanan lainnya. Begitu pula dengan deposito, berikut ini adalah karakteristik deposito yang perlu Anda ketahui

1. Setoran Minimum

Jika dengan uang Rp 100.000 Anda bisa membuka tabungan di berbagai bank, maka deposito membutuhkan jumlah yang lebih besar. Setiap nasabah yang ingin memiliki deposito harus menyetorkan uang dengan jumlah lebih banyak sesuai ketentuan bank. Rata rata setoran minimum yang ditetapkan ialah Rp 5.000.000.

2. Waktu Simpanan

Seperti telah dibahas sebelumnya, penarikan dana yang ada di deposito tidak bisa dilakukan kapanpun sesuai keinginan nasabah. Terdapat jangka waktu dimana dana tersebut baru bisa diambil, pilihan jangka waktu yang umum adalah 1, 3, 6 , 12 hingga 14 bulan.

Sebelum memilih untuk membuka deposito pelajari terlebih dahulu kebutuhan Anda sehingga menemukan jangka waktu yang tepat. Jika takut dana dibutuhkan dalam waktu yang cepat, maka pilihlah deposito dengan jangka pendek seperti 1 atau 3 bulan.

3. Bunga Deposito

Lalu apa sebenarnya manfaat deposito yang bisa diterima oleh para nasabah yang membuat tabungan berjangka ini ? Salah satu keuntungan yang bisa didapatkan ialah bunga deposito yang lebih tinggi dibandingkan dengan bunga tabungan.

Hal ini merupakan kompensasi yang diberikan oleh pihak bank karena nasabah membiarkan uangnya mengendap di bank dalam periode tertentu. Semakin lama jangka waktu deposito yang dipilih maka bunga yang akan diterima akan semakin tinggi.

4. Risiko Rendah

Selain dapat dijadikan sebagai produk simpanan, deposito juga bisa dijadikan sebagai produk investasi. Deposito memiliki risiko yang rendah karena masih dalam pengawasan dan jaminan LPS. LPS menjamin dana pada bank hingga 2 miliar dan suku bunga 7,5%, tentu hal ini membuat dana deposito lebih aman.

Jenis Jenis Deposito

Setelah mengetahui pengertian dan karakteristik dari deposito, kini saatnya mengetahui apa saja jenis jenis deposito yang bisa dipilih. Berikut ini adalah 3 jenis deposito yang perlu diketahui.

1. Deposito Berjangka

Deposito berjangka merupakan salah satu deposito yang paling sering dimiliki nasabah baik perorangan maupun lembaga. Pencairan dana yang ada pada deposito dilakukan dalam jangka yang telah ditetapkan. Dana yang ditetapkan dalam deposito ini memiliki batas nominal yang harus dipenuhi nasabah.

2. Sertifikat Deposito

Simpanan deposito lainnya ialah berbentuk sertifikat deposito dimana kepemilikannya bisa dipindah tangan. Nominal pada sertifikat ini tidak ditentukan oleh nasabah melainkan ditentukan oleh pihak bank. Sertifikat deposito juga bisa diperjual belikan karena sifat kepemilikan atas unjuk.

3. Deposit on Call

Jenis selanjutnya ialah Deposit on Call yang memiliki jangka waktu lebih singkat yakni 3 hari hingga 1 bulan. Deposit on Call ini memiliki dana dalam jumlah besar seperti 50 juta dan diterbitkan atas nama. Jika ingin mencairkan dana, maka nasabah harus memberi informasi minimal 3 hari sebelum tanggal pencairan.

Jika Anda memiliki dana lebih dan tidak dibutuhkan dalam waktu yang cukup lama, maka simpanlah dana tersebut dalam deposito. Tentunya jangka waktu dan jenis yang dipilih harus disesuaikan dengan kebutuhan.

Setelah Anda memahami apa itu deposito sekarang Anda bisa lebih paham produk simpanan yang ada di Bank. Semoga informasi ini bisa membuat Anda lebih yakin untuk memiliki deposito.

Related Posts