Pengertian Teknik Cetak Flexografi

Pengertian Teknik Cetak Flexografi Pranata Printing

Bagi banyak orang yang sudah lama menggeluti dunia percetakan, pasti sudah tidak asing lagi dengan salah satu teknik mencetaknya. Teknik yang banyak digunakan dalam percetakan dengan skala tinggi dan pasti ada dalam usaha percetakan yaitu teknik cetak flexografi.

Teknik cetak flexografi mempunyai keunggulan yang banyak sehingga bagi Anda yang ingin membuka usaha percetakan harus tahu. Karena dalam dunia percetakan tidak hanya ada satu teknik, maka semakin banyak pengetahuan Anda mengenai berbagai teknik percetakan akan lebih menguntungkan dan menimbulkan dampak besar pada usahamu.

Berkenalan Dengan Teknik Cetak Flexografi

Sebenarnya banyak sekali teknik yang digunakan dalam dunia percetakan, namun di sini akan dijelaskan lebih rinci mengenai salah satunya yaitu teknik cetak flexografi. Teknik ini merupakan sebuah alat mencetak dengan memanfaatkan sebuah alat seperti pelat sebagai patokan utamanya.

Media cetak yaitu pelat ini terbuat dari bahan karet atau bahan lainnya yang mempunyai tekstur lebih lentur. Bahan pelat lainnya yang mempunyai tekstur lentur adalah photopolymer sehingga ketika diaplikasikan pada bahan yang akan dicetak lebih mudah dan tidak merusak bahan yang akan dicetak. Teknik flexografi ini bisa disingkat menjadi flexo saja sehingga tidak perlu bingung jika orang lain menyebutnya lebih singkat.

Cara Kerja Teknik Cetak Flexografi

Teknik cetak flexografi ini hampir sama dengan penyetempelan. Sehingga bahan yang terbuat dari karet tadi berada di atas media kosong tempat mencetak. Setelah pelat ditempelkan pada media kosong dan ditelan, maka tinta akan dikeluarkan sehingga media kosong tadi sudah dipenuhi tinta sesuai gambar maupun tulisan yang telah dipasang di plat tadi.

Pelat yang terbuat dari karet tadi akan diukir sesuai permintaan pelanggan dengan posisi yang terbalik. Perpindahan tinta di teknik percetakan ini menggunakan bantuan seperti roll transfer. Walaupun pada pelat gambar dalam posisi yang terbalik namun pada hasilnya tidak akan terbalik lagi.

BACA JUGA :  Berbagai Tips Menjadi Seorang Youtuber Yang Sukses

Komponen Teknik Cetak Flexografi

Karena teknik cetak ini memanfaatkan sebuah alat, maka tidak heran jika Anda harus mengetahui komponen masing-masing dari teknik cetak ini. Diharapkan setelah mengetahui macam-macam komponennya, Anda bisa mengoperasikannya dengan lancar dan bisa mengatasi berbagai permasalahan yang mungkin muncul selama menjalankannya. Berikut macam komponen teknik cetak flexografi:

  1. Bak Tinta

Tidak perlu dijelaskan lebih panjang lagi jika komponen satu ini memang dikhususkan untuk menampung tinta-tinta yang akan disalurkan pada komponen lain seperti pada anilox roll, fountain roll. Tinta yang akan digunakan semuanya berasal dari bak tinta ini.

  1. Anilox Roll

Anilox roll merupakan jantung dari teknik flexografi ini karena ia termasuk media yang digunakan untuk memindahkan tinta. Media ini berbentuk roll di mana ia akan menampung tinta dan mentransferkan ke bagian plate. Media ini terbuat dari bahan keramik atau tembaga yang dibungkus dengan engraving cell.

  1. Fountain Roll

Media ini berfungsi mengambil tinta yang akan digunakan dari bak tinta. Ia bertugas menyalurkan tinta ke bagian anilox roll. Bagian ini akan terbungkus karet sehingga tinta terkumpul dan menempel pada karet tersebut sebelum disalurkan ke anilox roll.

  1. Impression Cylinder

Bagian ini merupakan bagian yang paling halus dan ia akan memberikan tekanan pada plate yang sudah disiapkan. Sehingga tinta yang telah terkumpul tersebut bisa menempel dengan merata pada plate. Dengan kemerataan tinta tersebut akan menghasilkan gambar maupun desain cetakan yang bagus dan tentunya rapi.

  1. Plate Cylinder

Plate ini merupakan bagian paling ujung dari teknik flexografi ini. Ia terbuat dari bahan karet dan bertugas mencetak sesuai desain yang telah dibuatnya. Plate akan ditekan secara perlahan pada media kosong sehingga hasil dari printing ini akan lebih bagus dan prosesnya bisa dilakukan dengan cepat.

BACA JUGA :  Kumpulan Ide Desain Cetak Untuk Natal dan Tahun Baru

Semua komponen tersebut menjadi satu kesatuan yang biasa di sebut 1 unit printing oleh para penggunanya. Semakin banyak warna yang akan digunakan, semakin banyak pula unit atau kesatuan komponen dari teknik cetak  flexografi ini. Hal tersebut dikarenakan 1 unit printing ini hanya bisa dikhususkan untuk satu warna. Sekian pembahasan mengenai pengertian teknik cetak flexografi.

Related Posts