Perbedaan Keinginan Dan Kebutuhan Yang Perlu Diketahui

Dalam kehidupan sehari-hari tentunya setiap manusia harus memenuhi atau melakukan beberapa hal sesuai dengan prioritasnya. Ada beberapa hal yang harus dipenuhi sebagai sebuah kebutuhan, ada juga hal yang tidak harus kita penuhi yang disebut sebagai keinginan.

Meskipun konsep perbedaan keinginan dan kebutuhan sering kali menemukan sebuah definisi yang cukup bias karena terlalu subjektif. Namun tentunya ada tolok ukur tertentu yang menjadikan sebuah hal merupakan sebuah kebutuhan atau sekedar keinginan.

Mengenal Apa itu Keperluan

Sebelum membahas lebih lanjut tentang perbedaan keinginan dan kebutuhan secara jelas. Anda harus mengetahui dulu keperluan manusia yang nantinya akan bisa disebut sebagai sebuah kebutuhan atau sekedar keinginan.

Keperluan bagi seorang manusia secara garis besar bisa dikelompokkan menjadi 3 kategori, yaitu berdasarkan sifat, waktu dan subjek. Berikut adalah definisi keperluan dari ketiga faktor tersebut.

Keperluan Berdasarkan Sifat

Berdasarkan sifatnya, keperluan dibedakan menjadi 2 jenis yaitu jasmani dan rohani. Keperluan jasmani berhubungan dengan kebutuhan fisik seperti makanan, olahraga, istirahat dan lain sebagainya. Sedangkan kebutuhan rohani adalah yang berkaitan dengan kejiwaan seseorang seperti ibadah, rasa aman, rekreasi dan lain sebagainya.

Keperluan Berdasarkan Waktu

Berdasarkan waktunya, keperluan dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu keperluan masa kini, masa depan dan keperluan tak terduga. Keperluan masa kini adalah sesuatu yang mengharuskan pemenuhan segera, seperti pengobatan terhadap penyakit.

Keperluan masa depan merupakan sebuah keperluan yang bisa diprediksi dan terencana akan terjadi, misalnya proses persalinan. Sedangkan keperluan tak terduga adalah keperluan yang tiba-tiba muncul, biasanya keperluan ini merupakan sebuah kecelakaan.

Keperluan Berdasarkan Subjek

Berdasarkan subjeknya, keperluan dibedakan menjadi 2 jenis yaitu keperluan individu dan kelompok. Keperluan individu jelas merupakan sebuah keperluan bagi perorangan, misalnya seorang pedagang yang memerlukan barang dagangan.

Sedangkan keperluan kelompok merupakan sebuah kepentingan sekelompok masyarakat seperti jaga malam untuk menjaga keamanan lingkungan. Atau bisa berbentuk sebuah kesepakatan bersama dalam sebuah masyarakat untuk mencapai tujuan tertentu.

Tolok Ukur Perbedaan Keinginan dan Keperluan

Dengan latar belakang jenis keperluan yang dibedakan menjadi 3 seperti yang telah dijelaskan diatas sebelumnya. Maka dengan tolok ukur sebuah urgensi dari masing-masing keperluan tersebut akan bisa digunakan untuk membedakan kebutuhan dan keinginan.

Secara singkat perbedaan antara kebutuhan dan keinginan adalah 3 hal yang memiliki perspektif yang bisa diterima secara umum oleh masyarakat luas. 3 hal tersebut antara lain: sifat, dampak yang diharapkan, yang dijadikan sebagai tolok ukur, berikut adalah pembahasan dari 3 hal tersebut.

Sifat Dari Keperluan

Sifat dari sebuah kebutuhan adalah hal tersebut sangat objektif dan perlu untuk dilaksanakan sesegera mungkin dan bersifat mengikat. Artinya keperluan tersebut dikategorikan sebagai sebuah kebutuhan apabila harus dilakukan. Contohnya Anda harus makan secara rutin setiap harinya untuk bertahan hidup serta mendapat tubuh yang sehat.

Sedangkan sifat dari sebuah keinginan merupakan sebuah penilaian subjektif yang berbeda-beda bagi setiap individu. Serta keinginan merupakan sebuah hal yang tidak harus terpenuhi. Contohnya adalah sebuah jam, Anda tetap bisa hidup dengan baik tanpa jam tangan. Namun karena bersifat subjektif, ada beberapa orang yang memandang bahwa jam tangan merupakan sebuah kebutuhan.

Dampak yang Diharapkan

Perbedaan keinginan dan kebutuhan yang paling terlihat jelas adalah dampak yang diharapkan. sebuah kebutuhan adalah hal yang diharapkan memberi dampak berupa manfaat yang pasti dirasakan secara universal. Misalnya apabila Anda menjalani pengobatan, tentunya Anda akan menjadi sehat. Dan saat orang lain melakukan pengobatan pasti juga akan mendapatkan kesehatan yang sama.

Berbeda dengan keinginan yang mengharapkan sebuah kepuasan dan bersifat subjektif. Misalnya Anda membeli sebuah sepatu mahal untuk memenuhi kepuasan pribadi, sedangkan orang lain lebih memilih untuk membeli jam tangan mewah untuk kepuasannya.

Yang Dijadikan Sebagai Tolok Ukur

Tolok ukur sebuah kebutuhan merupakan fungsi, sedangkan tolok ukur dari keinginan adalah selera. Contoh dari hal ini adalah telepon seluler yang biasa Anda pakai sehari-hari. Apabila Anda membutuhkan sebuah telepon seluler maka yang Anda perhatikan saat membeli telepon hanyalah manfaatnya untuk berkomunikasi jarak jauh.

Sedangkan apabila Anda menilai telepon seluler sebagai sebuah keinginan. Mungkin Anda akan mempertimbangkan untuk membeli lebih dari 1 unit, atau Anda membeli versi terbaru yang memiliki fitur dan harga diatas rata-rata.

Demikian pembahasan dari perbedaan keinginan dan kebutuhan yang harus Anda ketahui lebih dalam. Dengan mengetahui perbedaan dari keduanya, Anda bisa membuat sebuah sistem manajerial yang tentunya akan lebih efektif dan efisien. Sehingga kebutuhan Anda akan selalu terpenuhi terlebih dahulu tanpa mengabaikan keinginan.

Related Posts