Perbedaan Merger Dan Akuisisi Dalam Dunia Bisnis

Perbedaan Merger Dan Akuisisi Dalam Dunia Bisnis

Perbedaan merger dan akuisisi memiliki poin bahasan yang luas. Namun keduanya sama-sama berperan penting dan harus dipahami oleh setiap pebisnis profesional. Merger dan akuisisi sama-sama memiliki tujuan yang baik untuk perusahaan.

Perbedaan Mendasar Merger dan Akuisisi

Baik merger dan akuisisi sama-sama bertujuan untuk melakukan pengembangan terhadap perusahaan. Namun keduanya memiliki mekanisme dan cara kerja yang berbeda. Berikut ini merupakan perbedaan merger dan akuisisi perusahaan yang harus dipahami.

Pengertian Merger

Merger merupakan penggabungan 3 atau lebih perusahaan atau entitas bisnis untuk menggabungkan sumber daya dan kekuatan yang dimiliki perusahaan tersebut. Kedua atau lebih perusahaan atau entitas bisnis akan membuat persetujuan untuk bersinergi.

Dari sinergi ini akan tercipta sebuah perusahaan baru yang memiliki nama yang baru. Perusahaan baru tersebut merupakan hasil penggabungan dan kerjasama baru yang telah disepakati sehingga dikemudian hari perusahaan mampu berkembang ke arah yang lebih baik.

Biasanya, perusahaan yang melakukan merger atau penggabungan merupakan dua atau lebih perusahaan yang memiliki bidang dan level kekuatan yang hampir sama. Persamaan level kekuatan tersebut memudahkan perusahaan untuk menjalin kerjasama lanjutan.

Merger juga bisa menjadi salah satu cara untuk menutupi kelemahan yang dimiliki oleh salah satu perusahaan. Dengan kata lain, perusahaan yang lain harus membantu untuk menyelesaikan permasalahan perusahaan rekan yang sedang bermasalah.

Kolaborasi tersebut diharapkan bisa menyelesaikan permasalahan sekaligus mengembangkan seluruh perusahaan yang bekerjasama menjadi lebih besar. Kekuatan dan kelebihan yang dimiliki oleh masing-masing perusahaan juga harus dioptimalkan.

Pengertian Akuisisi

Selanjutnya adalah pengertian akuisisi. Hampir sama dengan merger, akuisisi sebenarnya bertujuan untuk mengembangkan sebuah perusahaan sehingga menjadi lebih kuat dan menguntungkan dari sebelumnya. Hanya saja ada poin yang berbeda antara akuisisi dan merger.

Poin utama pada akuisisi adalah melakukan pengembangan bisnis dengan menguasai perusahaan lain. Hal utama yang akan terjadi pada akuisisi adalah perusahaan A yang akan menguasai perusahaan lainnya dan mengubah perusahaan tersebut dengan nama perusahaan A.

Keuntungan untuk perusahaan A adalah perluasan sektor bisnis dan peningkatan keuntungan yang akan didapatkan oleh perusahaan tersebut. Bila sebuah perusahaan ingin mengembangkan bisnisnya, akuisisi bisa menjadi salah satu cara yang banyak digunakan.

Dalam melakukan akuisisi terhadap sebuah perusahaan, perusahaan yang mengakuisisi biasanya cenderung memiliki kekuatan dan level yang lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan yang akan dikuasai. Dari situ perusahaan yang lebih kecil akan menjadi milik perusahaan besar.

Banyak perusahaan besar yang kemudian bisa meningkatkan level pendapatan dan keuntungan yang diperoleh setelah melakukan akuisisi terhadap perusahaan yang lebih kecil. Namun, perusahaan besar juga harus berhati-hati ketika memilih target perusahaan untuk diakuisisi.

Kesalahan dalam penentuan target bisa berakibat fatal untuk masa depan perusahaan ke depannya. Semua poin dalam hal proses akuisisi termasuk keuntungan dan kerugiannya harus diperhitungkan dengan matang. Proses akuisisi biasanya lebih cepat dibandingkan merger.

Poin Perbedaan Utama Merger dan Akuisisi

Poin Pembeda Akuisisi Merger
Cara kerjanya Perusahaan kecil yang dibeli oleh perusahaan yang lebih besar Dua atau lebih perusahaan yang bergabung dan bersinergi menjadi sebuah perusahaan baru.
Nama perusahaan Akuisisi tidak mengubah nama perusahaan. Namun perusahaan yang kecil akan berubah dengan nama perusahaan yang lebih besar. Merger akan mengubah nama seluruh perusahaan yang bekerjasama menjadi sebuah perusahaan baru dengan nama yang baru.
Ukuran perusahaan Dua atau lebih perusahaan dengan ukuran dan level yang berbeda. Kolaborasi dan sinergi biasa dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang memiliki level yang hampir sama.
Jumlah minimum perusahaan Minimum ada 2 perusahaan yang terlibat Minimum ada 3 atau lebih perusahaan yang bergabung menjadi 1.
Legalitas hukum Lebih praktis dan lebih cepat Membutuhkan proses dan persiapan yang lama dan panjang.

Dari perbedaan tersebut telah terlihat jelas bahwa akuisisi dan merger memiliki sistem dan cara kerja yang berbeda. Namun pada dasarnya, kedua sistem tersebut akan mengedepankan proses pengembangan perusahaan menjadi lebih besar dan menguntungkan.

Akuisisi maupun merger memiliki poin kelemahan dan kekuatannya masing-masing. Pilihan yang paling tepat dapat disesuaikan dengan kondisi dan tujuan perusahaan saat itu. Kenali perbedaan merger dan akuisisi dalam dunia bisnis sehingga Anda bisa menentukan pilihan yang paling tepat.

Related Posts