Sejarah Awal Kartu Nama Yang Perlu Diketahui

Siapa yang tidak tahu kartu nama? Tentu semua orang sudah tahu apa itu kartu nama dan seperti apa bentuk dan rupanya. Kartu kecil yang sering digunakan sebagai penunjuk identitas ini memiliki begitu banyak fungsi. Namun tak banyak yang tahu sejarah kartu nama khususnya di masa awal pembentukannya.

Untuk itu Anda perlu membaca artikel ini sampai selesai jika ingin mengetahui sejarah kartu nama yang tak banyak diketahui orang. Berikut rangkuman sejarah awal tentang kartu nama yang begitu unik yang perlu untuk disimak.

Sejarah Awal Kartu Nama

Kartu nama pertama kali diberlakukan di Tiongkok, dengan sebutan mingci dan berfungsi sebagai undangan khusus. Sementara di negara Barat seperti Eropa, baru digunakan sejak abad 17 dengan fungsi kartu dagang, yakni ditujukan untuk mengetahui dimana lokasi pedagang tersebut.

Pada masa awal perkembangannya di Eropa, kartu nama juga digunakan sebagai pemberitahuan tentang kedatangan tamu-tamu bangsawan. Sejarah kartu nama dimulai dengan pelayan yang menyelipkan kartu nama tersebut di bawah nampan untuk kemudian diantarkan kepada tamu yang hadir di kota setempat.

Konon, pemberian kartu nama kepada tamu yang hadir menunjukkan simbol penghormatan kepada para tamu. Jika diresapi kembali, mungkin pula ada benarnya. Hal tersebut bisa dijadikan acuan untuk memberikan pelayanan sesuai dengan standar yang diterapkan di negara tersebut dalam melayani tamu, terlebih tamu tersebut merupakan bangsawan.

Sementara sejarah kartu nama di negara Inggris, memiliki fungsi sebagai identitas untuk membedakan para pekerja. Para buruh diwajibkan mengenakan kartu nama ketika tengah bekerja dengan tujuan sebagai penunjuk identitas.

Dalam sejarah kartu nama terdapat aturan yang paten hingga kini. Sadar atau tidak, kita sudah terbiasa menyaksikan standar informasi dalam kartu nama itu selalu serupa. Ternyata membuat kartu nama memang tidak sembarangan. Sejak sejarah kartu nama tercetus begitu saja hingga saat ini, aturan kartu nama tidak pernah berubah.

Aturan yang pertama ialah menggunakan bahasa dimana si pembuat tersebut tinggal. Pasti Anda jarang menjumpai kartu nama milik orang Indonesia yang menggunakan bahasa Korea. Hal tersebut memang aturan baku kartu nama.

Aturan yang kedua adalah tidak menggunakan tulisan tangan. Sejak mulai disederhanakan pada abad ke-18 dan mulai dicetak, kartu nama sudah dimuat dengan dibubuhi tinta cetak. Pun awal pembuatannya dengan menggunakan kulit kayu tipis yang di press.

Tata cara kartu nama yang ketiga adalah tidak diserahkan dalam keadaan rusak. Sejarah kartu nama menunjukkan bahwa pantang sebuah kartu nama dipakai atau diberikan dalam keadaan cacat atau rusak.

Aturan atau tata cara memberikan kartu nama harus menggunakan tangan kanan, tidak boleh diberikan dengan menggunakan tangan kiri. Sejak dulu orang-orang selalu menggunakan tangan kanan ketika memberikan kartu nama kepada orang lain.

Penting diingat pula bahwa tata cara atau aturan dalam sejarah kartu nama harus diberikan dalam keadaan yang sesuai, tidak boleh terbalik. Mengingat hal ini, memang kartu nama ditujukan untuk memberikan informasi yang berada di bagian atasnya.

Akan tetapi tata cara atau ini secara khusus bergantung pada daerahnya sendiri-sendiri. Di beberapa negara bagian Barat dan Timur tentu memiliki perbedaan yang khas. Misal sebagai contoh adalah di negara Jepang, kartu nama memiliki aturan yang lebih rinci lagi.

Jika sesuai sejarah kartu nama hanya memuat data diri dan informasi perusahaan. Pada tahun 2007 diketahui sebanyak 3% penduduk Jepang memiliki kartu nama yang dilengkapi dengan QR code.

Selain itu terdapat pula beberapa aturan baku lain di Jepang terkait kartu nama. Dimana Jepang memberlakukan pengaturan formal dan sakral terkait pemberian kartu nama (meishi). Salah satunya ialah dilarang mencorat-coret kartu nama pemberian orang lain dan mesti ditempatkan di tempat khusus kartu nama.

Rupanya ada banyak sekali hal-hal unik seputar sejarah awal kartu nama di berbagai mancanegara. Pasti ada banyak hal-hal yang belum Anda ketahui mengenai kartu nama. Namun yang perlu digaris bawahi adalah, bahwa dalam perkembangannya, kartu nama berevolusi memiliki tampilan yang jauh lebih sederhana, simpel tapi elegan.

Related Posts