Tips Agar Terhindar Dari Investasi Bodong

Saat ini banyak investasi bodong terutama melalui media online dan tidak sedikit masyarakat yang sudah menjadi korbannya. Hal tersebut membuat keresahan bagi masyarakat terutama yang ingin menginvestasikan modal mereka. Sehingga muncul ketidakpercayaan pada investasi akibat adanya maraknya investasi bodong oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Hal tersebut membuat Satuan Tugas Waspada Investasi dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) turun tangan dan menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati akan investasi bodong yang kini sedang marak.

Ciri-Ciri Investasi Bodong

Selain itu OJK juga memberikan informasi mengenai karakteristik serta ciri-ciri investasi bodong. Hal tersebut dilakukan dengan harapan agar masyarakat terhindar dari praktik investasi ilegal.

Statistik menunjukkan bahwa dari rentang waktu 10 tahun yaitu 2008-2018 investasi bodong sudah merugikan masyarakat mencapai 88,8 Trilliun. Adanya statistik data mengenai investasi ilegal tersebut membuktikan bahwa masyarakat masih bisa terjerat dalam investasi bodong.

Hal tersebut sungguh meresahkan masyarakat, sehingga ada beberapa karakteristik serta ciri-ciri dari investasi bodong yang biasanya dilakukan:

  1. Menawarkan atau menjanjikan keuntungan besar yang tidak wajar dalam waktu cepat. Setiap orang yang berinvestasi pasti menginginkan keuntungan besar, dengan adanya tawaran bahwa keuntungan besar akan didapat dalam waktu yang cepat merupakan tawaran yang menggiurkan. Jadi tidak sedikit yang tergiur dan akhirnya melakukan investasi tanpa memikirkan apa itu bodong atau legal.
  2. Klaim investasi yang free risk atau tanpa resiko. Ketika ada yang menawarkan investasi dengan perjanjian bahwa tidak ada klaim investasi atau tanpa resiko maka sudah dipastikan bahwa investasi tersebut adalah bodong. Prinsip dari investasi itu sendiri kita tahu bahwa semakin besar keuntungan maka resiko yang akan diambil besar juga. Akan sangat tidak masuk akal jika keuntungan tanpa resiko pada investasi.
  3. Menjanjikan bonus besar pada perekrutan anggota. Biasanya hal ini dilakukan dengan multi level marketing atau yang biasanya kita sebut dengan MLM. Praktik ini memprioritas untuk menjaring anggota baru dengan tawaran janji-janji bahwa jika mereka ikut akan mendapatkan keuntungan yang berlipat. Jadi prioritas mereka bukan menjual produk namun menjaring anggota baru dan biasanya akan menawarkan bonus besar saat menjadi anggota.
  4. Menggunakan tokoh agama atau public figure untuk menarik masa. Tokoh agama serta publik figur memang menjadi salah satu cara yang ampuh dalam menjalankan investasi bodong ini. Karena dengan popularitas mereka akan sangat mudah dalam mendapatkan masa, sehingga, jangan langsung tertarik jika terdapat tokoh agama atau publik figur dalam menawarkan investasi karena bisa saja itu adalah investasi yang bodong.
  5. Tidak memiliki legalitas ijin usaha. Biasanya ketika kita ditawari investasi akan menunjukkan legalitas ijin usaha sebagai bukti bahwa itu bukan investasi bodong. Namun ketika tidak ada izin usaha maka sudah dipastikan bahwa itu adalah investasi ilegal yang sedang menjerumuskan kita.
BACA JUGA :  Pengertian Dan Fungsi Iklan Layanan Masyarakat

Itulah beberapa karakteristik yang bisa kita amati dan kita lihat untuk memastikan bahwa itu inevestasi legal atau bodong.

Cara Terhindar Dari Investasi Bodong

Adanya informasi diatas diharapkan Anda akan lebih berhati-hati ketika menginvestasikan modal. Selain itu ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar terhindar dari investasi bodong;

  1. Memperhatikan bunga yang ditawarkan apakah wajar atau tidak. Bunga yang ditawarkan seharusnya tidak jauh dari perbankan atau pasaran jika menjanjikan bunga yang lebih kecil maka perlu dicurigai bahwa itu investasi bodong. Selain itu jika imbal hasil tidak wajar maka hal tersebut juga perlu dicurigai.
  2. Meneliti badan hukum perusahaan. Ada tiga badan yang mengizinkan sebuah investasi itu dilakukan yaitu Bank Indonesia, OJK, serta Kementerian Perdagangan. Maka hal utama yang harus kalian cek adalah legalitas badan hukum perusahaan dan badan mana yang mengizinkannya untuk melakukan investasi.
  3. Mewaspadai perusahaan yang menjual produknya secara sembunyi-sembunyi. Ketika ada tawaran investasi dari sebuah perusahaan tetapi mereka menjual produk tersebut dengan sembunyi-sembunyi maka perlu dicurigai jangan-jangan itu adalah produk ilegal.
  4. Meneliti kembali profil perusahaan. Profil perusahaan merupakan hal yang pertama bisa kita lihat jika ada yang tidak sewajarnya atau ada hal yang tidak pas lebih menghindarinya. Karena ditakutkan itu adalah investasi bodong.

Sebaiknya Anda mengenali dan menghindari investasi bodong yang beredar sebelum mengalami kerugian. Itulah berbagai tips agar terhindar dari investasi bodong. Semoga tips diatas dapat membantu Anda memahami investasi bodong sejak awal.

Related Posts