Tips Melakukan Email Marketing Secara Efektif

Apakah Anda pernah mengirim email kepada pelanggan? Dari email yang Anda kirim apakah pelanggan membuka email tersebut? Mungkin saja pelanggan Anda hanya membuka lalu kemudian menghapus email tersebut.

Atau bahkan terkadang email yang Anda kirim kemungkinan masuk ke folder spam. Walaupun memiliki banyak target email dari gmail sampai yahoo, apakah itu menjadi patokan bahwa email marketing yang Anda jalankan telah efektif?

Melakukan Email Marketing Secara Efektif

Perlu diketahui bahwa ada beberapa aspek yang mewakili strategi email marketing telah berjalan dengan baik, yaitu Email Open Rates atau seberapa banyak orang membuka email Anda dan Click Through Rate (CTR) total klik link di email tersebut.

Kedua aspek ini juga saling berhubungan dimana CTR sangat bergantung pada Email Open Rate, dikarenakan jika ingin mendapatkan CTR yang tinggi, email yang diterima pelanggan pastinya harus dibuka terlebih dahulu.

Email Open Rates

Memang terdengar sederhana bahwa email yang diterima kemungkinan akan dibuka oleh penerima. Namun ada banyak faktor yang harus Anda pahami seperti gambar di email tidak terbuka sempurna, bentuk email yang tidak responsif saat dibuka di mobile, tata letak yang kurang baik, atau malah email yang dikirim masuk ke folder spam.

Untuk dapat menghitung Email Open Rates contohnya jika Anda mengirim 1000 email dan terjadi gagal terkirim 100 email karena email tidak valid, maka akan tersisa 900 email yang terkirim. Dari 900 email hanya 100 email yang benar-benar dibuka berarti tingkat kampanye email menjadi 11%.

Bila ingin melebih angka 11%, maka sebaiknya dilakukan strategi yang lebih baik sebelum akhirnya melakukan pengiriman email. Berikut beberapa strategi untuk meningkatkan email marketing.

Cara Meningkatkan Email Open Rate

Kumpulan Email Terbaru

Pastikan bahwa kumpulan email yang Anda miliki adalah email pelanggan terbaru dan aktif. Caranya dengan melihat interaksi dan komunikasi yang terjadi selama beberapa bulan belakangan ini. Jangka waktu dapat Anda tentukan seperti kumpulan email yang melakukan interaksi selama 12 bulan terakhir.

Kenali Target Email

Dengan mengenali target penerima email, maka akan membantu Anda mengetahui permasalahan yang dihadapi penerima email. Dengan begitu Anda dapat memberikan solusi terbaik melalui isi dari konten email yang dikirim.

Dengan mengenali penerima email, Anda akan memahami permasalahan yang terjadi di masa lampau yang mungkin saja akan terulang di bulan ini. Sehingga Anda dapat mengirimkan email marketing yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan sebelumnya.

Segmentasi Daftar Email

Dengan mengenali target email Anda juga dapat melakukan segmentasi setiap email ke dalam beberapa kelompok seperti apakah email tersebut pernah melakukan pembelian atau tidak. Dengan segmentasi maka Anda dapat melakukan prioritas lebih ke pelanggan lama Anda.

Sehingga saat mengirimkan email tingkat Email Open Rate lebih tinggi, karena segmen yang dituju sesuai dengan kebutuhan serta email menjadi lebih personal.

Judul Email Yang Menarik

Seseorang yang menerima email pastinya akan melihat judul email terlebih dahulu, maka dari itu penting untuk membuat judul email yang menarik. Ada beberapa tips mudah dalam membuat judul email seperti, menggunakan judul yang membuat penerima email penasaran, penggunaan angka, tanda baca, kalimat yang mudah di pahami dan gunakan angka statistik.

Email Masuk Spam

Bayangkan Anda telah mengirim email, namun email tersebut malah masuk ke dalam folder spam penerima. Agar hal tersebut tidak terjadi Anda perlu memperhatikan beberapa cara dibawah ini;

  • Pastikan Anda melakukan pengiriman email menggunakan IP address yang belum pernah melakukan tindakan email spam.
  • Pastikan Anda menggunakan email yang sudah diverifikasi domainnya (Contohnya Gmail dan Yahoo).
  • Isi email bersih dan tidak mengandung kode berbahaya
  • Dari kedua sisi pengirim dan penerima sebaiknya pernah melakukan interaksi sebelumnya

Personal Email

Mengirim email dengan konten personal lebih baik daripada mengirim email yang terkesan general. Hal ini perlu sekali dilakukan agar penerima merasa bahwa email tersebut memang penting dan khusus secara personal.

Sebaiknya juga Anda mengurangi kata-kata yang terkesan menjual sehingga membuat konten email seperti komersial. Itulah beberapa tips dalam melakukan email marketing agar lebih efektif. Semoga artikel ini mampu membantu Anda meningkatkan efektivitas dari email marketing yang dijalankan.

Related Posts